Langsung ke konten utama

PEMUDA BATU LAYAR SAKSIKAN FESTIVAL WONDERFUL INDONESIA DI PERBATASAN

Berphoto Bersama : Pengurus GTP berphoto bersama di lokasi hiburan Festival Wonderful Indonesia (FWI) yang digelar di Perbatasan, 5-6 Oktober 2016 (Photo: Zulnaidy)
Arok-  Sajingan Besar,  Sambas, 6/11 (Pemuda) - Sejumlah pemuda Dusun Batu Layar yang tergabung dalam Gerakan Tangan Pemuda (GTP) Chapter Batu Layar ikut berpartisipasi mensukseskan Festival Wonderful Indonesia yang digelar di perbatasan Arok, Indonesia - Biawak Malyasia pada Minggu (6/11).

"Kita ikut meramaikan  kegiatan tersebut dan ternyata sangat ramai yang hadir. Acaranya sangat meriah dan menghibur," ujar Ketua GTP, Zunaidy.

Ia menjelaskan mereka bukan hanya menonton sejumlah hiburan yang dihadirkan panitia namun juga mengunjungi sejumlah obyek wisata perbatasan yang sungguh menakjubkan seperti air terjun Riam Berasap.

"Sunggah indah air terjun tersebut. Dinginnya air dan meriahnya kegiatan berbalas dengan jarak yang kita tempuh sekitar 3 jam lebih dari daerah kami," kata dia.
Caption : Selfie - Ketua GTP (Kiri) berselfie ria di Air Terjun Riam Berasap di Sajingan Besar. Riam yang memiliki tujuh tingkat sangat layak dikunjungi siapapun ketika ke perbatasan.
Ia mengapresiasi kegiatan Festival Wonderful Indonesia yang digelar oleh Kementerian Pariwisata RI. Ia mendorong untuk menjadi agenda tahunan.

"Semoga potensi wisata di perbatasan dilirik oleh Wisatawan asing karena memang menarik. Terpenting lagi harapanyan kepada Pemkab dan Pemerintah Pusat memperhatikan sejumlah infrastruktur di sana seperti penginapan, rumah makan dan lainnya yang representatif," harapnya.

Penulis : Dedi


Komentar

Postingan populer dari blog ini

BUAH UNIK SI BUAH MALEK

Buah Malek : Buah malek si buah unik ini siap diseduh dengan air panas. Tampak berwarna pink yang menandakan buah itu matang  (Foto/Hamzul) Buah malek begitu panggilan warga di desa kami. Buah yang berbentuk bundar dengan diameter sekitar 2 centi meter dan ketika buahnya matang berwana pink ini sangat unik dan khas. Khas di di sini baik dari segi keberadaanya dan cara mengkosumsinya. Terkait keberadaan buah malek ini hanya bisa ditemukan di beberapa tempat seperti di Desa Sendoyan. Sedangkan di daerah lainnya terutama di luar Kabupaten Sambas buah ini sulit ditemukan di pasar buah dan lainnya padahal buah ini super lezat. Buah ini boleh dikatatakan buah hutan. Untuk bentuk ukuran tinggi pohon malek sekitar 10-15 meter ke atas dan dan buahnya muncul di dahan besar dan kecil serta hadirnya buha bersifat begerombolan. Buah malek ini matang dapat dilihat dari warna kulitnya yang semula hijau keputih- putihan berubah menjadi pink kemerah- merahan di kelopak tangkai buah....

ASAM MANIS SI RASA BUAH TAPPUS; BUAH HUTAN YANG TERLUPAKAN

Buah Tappus : Terlihat Buah Tappus yang sebentar lagi matang. Buah Tappus merupakan tanaman hutan yang tumbuh liar. Anda dapat menemukan tappus di Dusun Batu Layar, Desa Sendoyan. (Foto/Dedi) Ayo siapa yang masih ingat dengan si buag hutan, buah tappus. Saat ini mungkin sebagain sudah lupa atau bahkan tidak mengenal sama sekali. Buah tappus merupakan buah hutan yang tidak ditanam namun tumbuh bebas secara liar. Anda dapat menemukan tappus di hutan atau di area perkebunan karet atau hutan balantara. Buah tappus memiliki rasa asam manis seperti nano- nano. Sementara bentuk pohon tappus persis pohon lengkuas. Daun dan model pohonnya mirip sekali. Hanya saja lengkuas tidak memiliki buah. Sedangakan tappus bisa memiliki buah dan posisi buanhya muncul di tengah batang. Waktu kami kecil, saat SD tahun 2000-an, bagi anak- anak seusia tersebut sangatlah tidak asing buah tappus. Buah tappus bagi kami saat ini adalah buah untuk cemilan anak-anak selesai bermain bersama. Kami kadang secara...

Permainan Tukok Canting "Sinaporan"

Permianan tukok canting atau dikenal juga di bebarapa daerah lainnya dengan sinaporan adalah permainan petak umpat. Di mana dalam permainan ini satu di antara yang bermain harus mencari teman yang lainnya yang bersembunyi di sekitar area permainan. Kadang permainan di sekitar rumah, di daerah semak, di sekolah atau di daerah manapun. Permainan ini mayoritas dimainkan pada siang hari tepatnya sore hari. Kembali lagi, di dalam permainan ini berdasarkan hasil dari hompimpa atau osom satu di antaranya peserta permainan yang kalah akan terpilih dan berkewajiban mencari teman lainnya atau bertindak sebagai pengalau. Ada istilah tukok cantik, karena alat yang digunakan sebagai tanda atau simbol dalam permainan ini kadang digunakan canting atau kaleng bekas. Namun tidak menutup kemungkinan yang lainnya seperti botol, tempurung dan lainnya selama barang tersebut dipukul dengan kayu kecil bisa berbunyi. Untuk aturan permainan, pengalau akan memukul canting dan sambil berhitung sesuai ju...